Kamis, 06 September 2018

RESENSI “MENJADI PEREMPUAN TERDIDIK, Novel Indonesia dan Feminisme”


a.       Identitas Buku
Judul Buku                  : MENJADI PEREMPUAN TERDIDIK, Novel Indonesia dan                                            Feminisme
Pengarang Buku          : Dr. Wiyatmi, M. Hum.
Penerbit Buku             : UNY Press
Kota Terbit                  : Yogyakarta
Tahun Terbit                : 2013
Tebal Buku                  : xii + 313 halaman

b.      Sinopsis
Dalam sejarahnya di Indonesia untuk menjadi perempuan terdidik, seorang harus berjuang melawan budaya patriarkat yang lebih mengunggulkan laki-laki, hingga diperbolehkan menempuh pendidikan yang setara dengan kaum laki-laki.
Gambaran mengenai perlawanan tersebut telah menginspirasi para sastrawan untuk mengangkat cerita tentang pentingnya keterdidikan perempuan dalam novel yang ditulisnya, yang diharapkan akan menyadarkan masyarakat bahwa kaum perempuan memiliki eksistensi sebagai subjek yang berhak menentukan nasib dan masa depannya sendiri, serta menentukan perannya di sektor domestik maupun publik.
Dari beberapa novel yang dikaji juga ditunjukkan bahwa para perempuan terdidik yang menjadi tokoh dalam novel-novel tersebut telah berupaya menjadi subjek yang berperan dalam melakukan perubahan sosial dalam upaya menuju kesetaraan gender dan kemandirian perempuan
c.       Kelebihan Buku
-          Buku ini sangat mudah dipahami karena istilah-istilah didalamnya sudah dijelaskan dan sangat rinci
-          Isi buku ini sangat menginspirasi bagi perempuan karena kita sebagai perempuan harus menjadi pribadi yang mandiri dan terdidik agar tidak bergantung pada laki-laki
d.      Kekurangan Buku
-          Cover buku kurang menarik pembaca karena warnanya kurang cerah dan ada gambar rak buku bukan ilustrasi seorang perempuan yang sesuai dengan isi buku dan judul buku.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar